Pernah tahu ada orang yang merasa "jago" sekali, padahal kalau dicek secara objektif, sebetulnya orang itu tidak ada kompetensinya?
Mungkin orang itu termasuk dalam contoh nyata Efek Dunning-Kruger.
Efek Dunning-Kruger adalah kejadian dimana orang yang tidak memiliki kemampuan tapi merasa sangat mampu dan kompeten dibandingkan dengan orang-orang lainnya.
![]() |
| Diagram Dunning-Kruger |
Fenomena ini awalnya dicetuskan oleh 2 orang psikolog bernama David Dunning dan Justin Kruger yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah berjudul “Unskilled and Unaware of It: How Difficulties in Recognizing One’s Own Incompetence Lead to Inflated Self-Assessments” (1999).
Dunning & Kruger melakukan tes kepada sekelompok orang untuk menilai kemampuan dirinya dalam hal Humor, Nalar / Logic, dan Tata Bahasa/ Grammar.
Hasil risetnya menyatakan bahwa sekelompok orang yang tidak memiliki kompetensi dalam suatu topik, justru menilai bahwa dirinya memiliki kemampuan yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain, dan mereka tidak sadar bahwa dirinya sendiri sebetulnya kurang mampu.
Contoh fenomena yang paling terkenal di seluruh dunia akhir-akhir ini mungkin seperti Presiden Amerika ke 45, Donald Trump, dengan ucapan dan kutipannya yang terkenal, seperti:
"I'm the most successful person ever to run for the presidency, by far. Nobody's ever been more successful than me. I'm the most successful person ever to run."
"I look very much forward to showing my financials, because they are huge."
"Sorry losers and haters, but my IQ is one of the highest - and you all know it! Please don't feel so stupid or insecure, it's not your fault"
"I'm intelligent. Some people would say I'm very, very, very intelligent."
Agar kita bisa menghindari efek ini, selalu ingat bahwa tidak ada orang yang ahli dalam seluruh topik, dan selalu berpikiran terbuka dan mau menerima pendapat pihak lain.
Referensi topik :
- Dunning-Kruger effect
- Blinkist Shortcast : Cautionary Tales

Komentar
Posting Komentar